Kabupaten Banggai Kepulauan adalah pemekaran Kabupaten Banggai dengan 121 pulau sedang dan kecil. Kawasan pesisir dan pulau-pulau kecil di kabupaten ini terutama yang berpenghuni dan telah dimanfaatkan, memiliki tingkat kerawanan yang tinggi terhadap konflik sosial, ekonomi dan politik. Kawasan ini tersusun atas kegiatan pemanfaatan (budidaya) air laut sebagai kegiatan utama (pengikat) dan kegiatan lainnya berupa perdagangan, permukiman, pangkalan ikan, jasa lainnya dan lindung. Kegiatan budidaya sebagai kegiatan utama meliputi kegiatan budidaya rumput laut, ikan kerapu, napoleon dan abolonia.
Kabupaten Banggai Kepulauan dapat berperan sebagai tempat penghubung (transit) bagi jalur transportasi laut yang melalui Kabupaten Banggai Kepulauan. Untuk menjadikan Kabupaten Banggai Kepulauan sebagai tempat transit, diperlukan peningkatan status dan fungsi pelabuhan. Potensi budidaya perairan laut dengan pemanfaaatan teknologi yang tepat dapat menghasilkan ekosistem alami yang menarik investor untuk mengembangkannya.
Pengembangan pariwisata di Kabupaten Banggai Kepulauan diarahkan pada pengembangan ekoturisme yakni perpaduan dari berbagai minat yang tumbuh dari keprihatinan lingkungan, ekonomi dan sosial. Arah pengembangan kawasan pesisir di Kabupaten Banggai Kepulauan menitikberatkan pada kelestarian lingkungan dan pemanfaatan sumberdaya pesisir secara berkelanjutan, maka penentuan kawasan prioritas ditentukan pada Kawasan Budidaya Perairan Laut di Gugus Pulau-pulau sekitar Pulau Bokan, Kecamatan Lo Bangkurung. Gugus pulau-pulau yang ditentukan adalah Pulau Kembongan, Pulau Belangan, Pulau Kokudan, Pulau Melilis, Pulau Telopo dan bagian barat wilayah pesisir Pulau Bokan. Pertimbangan lain yang menjadi dasar terpilihnya lokasi tersebut adalah terdapatnya lokasi yang dapat dimanfaatkan sebagai zona lindung (terdapat gugusan terumbu karang) dan zona budidaya (berupa budidaya perairan laut). Saat ini usaha budidaya perairan laut yang dikelola masyarakat sudah mulai berkembang di kawasan tersebut.
Jika Anda ingin mengetahui lebih jauh mengenai tulisan di atas, silahkan mengunduh naskah akademis berjudul “Model Penataan Ruang untuk Pengembangan Ekonomi Regional Banggai Kepulauan – Sulawesi Tengah” melalui tautan ini.





i loVE baNggai 4 ever…………………………………………………….
sebaiknya kalian janga melupakan kami…… kerena kami adalah orang-orang yang punya potensi di bidang kelautan apalagi kami adalah masyarakat asli banggai